24.5 C
Yogyakarta
Rabu, 25 Februari 2026
BerandaOpiniHari Pers Nasional

Hari Pers Nasional

9 Februari 2026 merupakan salah satu hari istimewa bagi Indonesia untuk menyambut dan memperingati Hari Pers Nasional. Peringatan atas hari ini menjadi penting karena Pers Nasional Indonesia mempunyai sejarah perjuangan dan peranan penting dalam melaksanakan pembangunan Indonesia. Karena sejatinya, Pers Indonesia selalu memiliki dinamika permasalahan setiap masa, mulai sejak dari belenggu kolonialisme sampai sekarang, di mana kebebasan pers dan transparansi senantiasa dibungkam dan dibatasi. Maka dari itu, diharapkan melalui peringatan Hari Pers Nasional, insan pers dan masyarakat sudah seharusnya senantiasa berbenah dan mewujudkan cita-cita Indonesia.

Hari Pers Nasional bermula diperingati pada 4 Desember 1978, ketika saat itu di Padang, Sumatera Barat, sedang diadakan Kongres Persatuan Wartawan Indonesia ke-16. Pada kongres ini tercetuslah usul memperingati Hari Pers Nasional pada tanggal 9 Februari yang bertepatan dengan hari lahirnya PWI pada 9 Februari 1946. Usul ini pun berlanjut dimulai dari terbitnya Peraturan Menteri Penerangan No. 2/1984 yang saat itu dikeluarkan oleh Menteri Penerangan Harmoko, yang menyatakan bahwa hanya Persatuan Wartawan Indonesia yang diakui oleh negara dan dapat beroperasi sebagai organisasi wartawan di Indonesia. Dewan Pers pada masa Orde Baru tersebut kemudian menetapkan Hari Pers Nasional dilaksanakan setiap tahun secara bergantian di ibu kota provinsi se-Indonesia. Penyelenggaraannya dilaksanakan secara bersama antara komponen pers, masyarakat, dan pemerintah, khususnya pemerintah daerah yang menjadi tempat penyelenggaraan.

Landasan ideal Hari Pers Nasional ialah sinergi. Sinergi antarkomponen pers, antara komponen pers, masyarakat, dan pemerintah, seperti tergambar pada untaian pita (umbul-umbul) yang membentuk huruf Hari Pers Nasional.

Meskipun peringatan Hari Pers Nasional menjadi salah satu tonggak pengakuan atas pentingnya pers di Indonesia, hari ini tetap memiliki banyak kontroversi terkait pelaksanaannya. Banyak orang masih tidak sependapat dengan hari di mana Hari Pers Nasional ini diperingati karena menjadi simbol atas Persatuan Wartawan Indonesia yang menjadi satu-satunya organisasi wartawan yang diakui Orde Baru. Namun, terlepas dari semua itu, Hari Pers Nasional tetap menjadi hari yang menyimbolkan kedigdayaan dan keperkasaan pers dalam membentuk opini masyarakat, serta mencari keadilan dan kesejahteraan.

Penulis: Muhammad Sabilillah
Penyunting: Jawda Zahi Alghani
Disclaimer: Konten adalah hak cipta dan tanggung jawab masing-masing pembuat, kecuali dinyatakan sebaliknya. Selengkapnya

Ikuti KweeksNews!

109FansSuka
339PengikutIkuti

Kiriman Terbaru

- Iklan -