Pembukaan rangkaian Pelatihan Kader Dasar Taruna Melati (PKDTM) 1 resmi digelar pada Selasa, 12 Mei 2026, oleh Pimpinan Ranting Ikatan Pelajar Muhammadiyah Madrasah Mu’allimin Muhammadiyah Yogyakarta. Kegiatan ini berlokasi di Wisma Dharmais, Kulon Progo. Kegiatan berlangsung khidmat dan penuh semangat dari para kader tingkat III yang akan mengikuti rangkaian pelatihan selama empat hari ke depan. Acara diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an, kemudian dilanjutkan dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya, Mars Muhammadiyah, dan Mars IPM yang diikuti seluruh peserta dengan penuh antusias.
Ketua Panitia PKDTM 1, Ipmawan Ibad Naufal Uthman, dalam sambutannya menyampaikan harapan agar kegiatan ini dapat menjadi bekal yang bermanfaat bagi peserta di masa mendatang. Ketua Umum PR IPM Mu’allimin, Ipmawan Ahmad Badir Hammam Zadisa, turut menyampaikan bahwa PKDTM 1 diharapkan mampu membantu kader menemukan makna hidup di tengah berbagai dinamika kehidupan. Sementara itu, Direktur Madrasah Mu’allimin Muhammadiyah Yogyakarta, Ustaz Lailan Arqam, menegaskan bahwa kader Muhammadiyah harus menjadi pemimpin yang peka terhadap persoalan sosial masyarakat dan tidak bersikap individualis. Pembukaan acara kemudian ditandai dengan seremoni penyematan peci kepada peserta PKDTM 1.
Stadium General
Pada sesi Stadium General, Sekretaris Jenderal PP IPM, Ipmawati Tsabita Ikrima Al-Arify, menyoroti pentingnya keberanian pelajar dalam membaca realitas sosial. Ia menyampaikan bahwa banyak pelajar yang aktif berorganisasi, tetapi belum memiliki empati sosial yang kuat sehingga gagasan yang dimiliki belum mampu diwujudkan menjadi aksi nyata di tengah masyarakat. Menurutnya, kader harus mampu memperluas wawasan melalui kebiasaan membaca dan memahami kondisi sosial di sekitarnya agar dapat menghadirkan program yang benar-benar berdampak bagi masyarakat.
Materi 1
Rangkaian kegiatan hari pertama dilanjutkan dengan materi Islam Berkemajuan oleh Ilham Ibrahim, S.Pd., M.A. Dalam pemaparannya, beliau menjelaskan bahwa Islam Berkemajuan harus mampu menjaga diri dari kedzaliman, bernilai muamalah, serta memiliki daya untuk berperan aktif di tengah masyarakat. Suasana materi berlangsung interaktif sehingga peserta tidak hanya mendengarkan, tetapi juga aktif berdiskusi dan bertanya mengenai penerapan nilai Islam Berkemajuan dalam kehidupan sehari-hari.
Materi 2
Kegiatan hari pertama ditutup dengan materi Revitalisasi Identitas Kader Muhammadiyah oleh Ustadz Inggit Prabowo, S.Pd. Dalam materinya, ia menekankan pentingnya nilai kemanusiaan serta kesiapan kader Muhammadiyah dalam menghadapi persoalan global seperti kemiskinan, konflik, dan perubahan iklim. Ia juga menegaskan bahwa hadirnya Muhammadiyah dan Islam harus dapat dirasakan manfaatnya oleh seluruh masyarakat di tengah berbagai krisis global yang terjadi saat ini.
Penulis : Adib Jordi, Eprillio Iqbal Rasendria
Penyunting : Adib Jordi, Eprillio Iqbal Rasendria
Dokumenter : Akbar Dzulfikar, Muhammad Rafif Farrel
