25.6 C
Yogyakarta
Minggu, 27 November 2022
BerandaKabarSarasehan Sejarah G30SPKI

Sarasehan Sejarah G30SPKI

Yogyakarta-Pada Kamis (29/9/2022),Pimpinan ranting ikatan pelajar Muhammadiyah Madrasah Mu’allimin Muhammadiyah Yogyakarta telah mengadakan sarasehan sejarah G30S PKI, yang diikuti oleh kader tingkat satu, dua, dan tiga yang terbagi menjadi dua tempat, yakni Aula Kampus induk madrasah Mu’allimin, dan Masjid Hajah Yuliana kampus terpadu Madrasah Mu’allimin. Tema sarasehan G30S PKI pada tahun ini adalah “Rekam Jejak Darah Partai Merah” Alasan panitia mengangkat tema tersebut, karena kita ingin melihat masa lalu dari bangsa Indonesia, yang memiliki sejarah kelam dari salah satu partai yang pernah ada di negara Indonesia ini.
Tujuan diadakan sarasehan sejarah G30S PKI ini, harapannya para santri yang ada bisa memahami dan mengingat kejadian masa lalu. Guna untuk menjalani masa depan yang lebih baik, serta tidak lupa dapat meneladani para pahlawan revolusi bangsa Indonesia yang telah berkorban untuk bangsa Indonesia ini.


Pada sarasehan sejarah G30S PKI kali ini, kita mengundang dua pemateri hebat. Mereka itu adalah Ust.Eko Prasetyo,S.Pd.,E.Sp.,M.Pd di Aula Kampus Induk Madrasah Mu’allimin, untuk kader tingkat 3, dan Ust.Sarijan,S.S.,M.Pd di Masjid Hajah Yuliana Kampus Terpadu Madrasah Mu’allimin, yang mengisi kader tingkat 1,2,3.
Dalam kegiatan kali ini, Ust. Sarijan membahas bagaimana terjadinya pemberontakan PKI pada saat itu. Beliau juga mengatakan bahwa ada berbagai macam versi yang menjelaskan tentang kronologi sejarah terjadinya G30SPKI. Akan tetapi yang jelas pesan dari beliau bahwa peristiwa tersebut jangan sampai terulang kembali. Walaupun secara struktural PKI sudah tidak ada tetapi ideologinya masih tetap ada.


Sementara di Aula kampus induk, dalam kegiatan ini Ust.Eko Prasetyo menjelaskan sejarah awal mula berdiri nya PKI, hingga terjadinya pemberontakan PKI. Beliau juga menjelaskan awal mula dari komunis yang ada di dunia ini, dan beberapa ideologi komunis yang ada dan ayat-ayat buatan komunis. beliau juga berpesan sebagai umat Islam yang sudah memiliki sumber yakni Al-Qur’an dan As-sunah kita harus selalu berpegang teguh dengan Al-Qur’an As-sunah, jangan sampai jiwa kita tidak percaya akan adanya tuhan

Oleh:Afif Nashrul Affandy
Editor:M.Abimanyu
Disclaimer: Konten adalah hak cipta dan tanggung jawab masing-masing pembuat, kecuali dinyatakan sebaliknya. Selengkapnya

Tinggalkan Komentar

Silakan tulis komentarmu!
Silakan masukkan namamu di sini

Ikuti KweeksNews!

104FansSuka
739PengikutIkuti
41PengikutIkuti

Kiriman Terbaru

- Iklan -