26.2 C
Yogyakarta
Sabtu, 28 Februari 2026
BerandaOpiniPeran Drum dalam Musik Rock, Mengapa Drum Menjadi Instrumen Vital dalam Permainan...

Peran Drum dalam Musik Rock, Mengapa Drum Menjadi Instrumen Vital dalam Permainan Musik

Peran Drum dalam Musik Rock, Mengapa Drum Menjadi Instrumen Vital dalam Permainan Musik

Oleh: Raditya Aqila

Halo, Sobat Kweekers. Semoga kita semua selalu dalam keadaan baik. Musik menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari kehidupan sehari-hari, terutama bagi mereka yang gemar menikmati berbagai genre, termasuk rock dan metal. Bagi para penikmat musik rock, pernahkah terpikir mengapa hampir semua band rock selalu memiliki seorang drummer? Memang, tidak hanya band rock saja yang menggunakan drum, tetapi instrumen ini seolah menjadi elemen yang tidak bisa dipisahkan dari musik rock itu sendiri. Untuk menjawab pertanyaan tersebut, mari kita bahas bersama.

Keberadaan drummer dalam band rock memiliki fungsi yang sangat penting. Pertama, drum berperan sebagai penjaga tempo atau ritme musik. Dalam sebuah permainan band, seluruh personel akan mengikuti tempo yang dimainkan oleh drummer. Oleh karena itu, seorang drummer dituntut untuk mampu menjaga kestabilan tempo agar musik yang dimainkan tetap rapi dan tidak terdengar berantakan.

Selanjutnya, drum juga berfungsi membentuk groove. Groove merupakan pola ritme yang membuat sebuah lagu terasa “mengalir” dan hidup. Pola groove ini berbeda-beda tergantung genre musik yang dimainkan. Dalam musik rock, groove berperan besar dalam menghadirkan kekuatan dan momentum. Tanpa groove yang kuat, musik akan terdengar datar dan kehilangan karakter khasnya.

Peran drum berikutnya adalah interaksi dengan instrumen lain. Dalam sebuah permainan musik, drum tidak bekerja sendirian. Drum memiliki hubungan yang sangat erat dengan instrumen lain, terutama bass. Perpaduan drum dan bass membentuk fondasi utama bagi melodi dan harmoni lagu. Karena itu, seorang drummer harus memahami bagaimana mengatur ketukan pada berbagai bagian lagu, seperti saat solo gitar maupun ketika mendukung vokal. Di sinilah komunikasi antar pemain band menjadi sangat penting.

Di era digital saat ini, teknologi telah menghadirkan drum machine dan looping software yang mampu menggantikan suara drum secara teknis. Namun, permainan drum yang dimainkan langsung oleh manusia tetap tidak tergantikan, terutama dalam hal ekspresi, dinamika, dan spontanitas yang tidak dapat sepenuhnya ditiru oleh mesin.

Pada akhirnya, drum dapat diibaratkan sebagai nyawa dalam tubuh musik. Drum menjadi penyatu sekaligus penggerak bagi instrumen lain agar dapat bermain secara kompak dan sesuai dengan karakter genre musiknya. Tanpa drum, sebuah musik akan terasa kehilangan arah. Drum bukan hanya penentu ritme, tetapi juga pengatur groove dan penghubung antar instrumen. Oleh karena itu, menjadi seorang drummer bukan sekadar memukul snare dan simbal, melainkan menjadi fondasi tempat seluruh melodi berdiri. Cobalah lain kali saat menonton penampilan band, perhatikan bagaimana seorang drummer mengatur ritme dan menghidupkan musik melalui setiap ketukannya.

Penulis: Raditya Aqila Wicaksono
Penyunting: Jawda Zahi Alghani
Disclaimer: Konten adalah hak cipta dan tanggung jawab masing-masing pembuat, kecuali dinyatakan sebaliknya. Selengkapnya

Ikuti KweeksNews!

109FansSuka
339PengikutIkuti

Kiriman Terbaru

- Iklan -