Novel “Hyouka” merupakan novel yang diterjemahkan dari bahasa Jepang ke dalam bahasa Indonesia oleh Andri Setiawan. Novel ini berpusat pada sosok Oreki Houtarou, seorang pemuda dengan prinsip hidup “hemat energi”. Mottonya sederhana tapi nyentil: “kalau tidak perlu dikerjakan, lebih baik tidak usah dikerjakan”. Unik? Jelas. Relatable? Banget.
Cerita dimulai dari sebuah surat yang ditulis oleh Oreki Tomoe, kakak Houtarou. Surat tersebut berisi permintaan agar Houtarou bergabung dengan Klub Sastra Klasik. Alasannya cukup krusial: klub tersebut terancam dibubarkan karena tidak memiliki anggota sama sekali.
Dengan setengah terpaksa (dan setengah malas), Houtarou pun akhirnya memenuhi permintaan sang kakak.Namun sejak bergabung dengan klub, hidup Houtarou perlahan berubah. Di sana ia bertemu dengan Chitanda Eru, seorang gadis dengan rasa penasaran yang luar biasa besar—tipe orang yang “nggak bisa tidur kalau belum tahu jawabannya”. Rasa ingin tahu Chitanda inilah yang memaksa Houtarou keluar dari zona nyaman “hemat energi”-nya dan memecahkan berbagai misteri kecil yang terjadi di sekitar mereka.
Puncaknya, karena dorongan rasa penasaran Chitanda, mereka dihadapkan pada sebuah misteri besar yang terjadi 33 tahun lalu. Petunjuk yang mereka miliki hanyalah sebuah antologi berjudul “Hyouka”. Misteri ini bukan sekadar teka-teki, tapi juga menyimpan sejarah, luka, dan makna yang lebih dalam dari yang mereka bayangkan. Akankah mereka berhasil mengungkap kebenaran di baliknya?
Buat Sobat Sinar yang suka cerita misteri ringan tapi cerdas, dengan karakter yang kuat dan dialog yang asik, “Hyouka” adalah bacaan yang sangat direkomendasikan. Bisa beli di toko buku terdekat, atau pinjam teman (lebih hemat energi, kan?). Pokoknya, wajib masuk list bacaan kamu, sob
Penulis: Ahmad Yuda Satria
Penyunting: Eprillio Iqbal Rasendria
