24 C
Yogyakarta
Senin, 15 April 2024
BerandaKabarTabligh Akbar Dalam Rangka Milad SKM Ke-98

Tabligh Akbar Dalam Rangka Milad SKM Ke-98

Yogyakarta- Panitia Milad Sinar Kaum Muhammadiyah Ke-98 menggelar Tabligh Akbar pada Sabtu (14/01/23) yang merupakan salah satu rangkaian acara prosesi Milad Sinar kaum Muhammadiyah ke-98. Acara tersebut dilaksanakan bertempat dilapangan tengah Madrasah Mu’allimin Muhammadiyah Yogyakarta.

Pada Tabligh Akbar tersebut mengusung tema “Umat dan Persatuan, Sebuah Perjuangan Mempersatukan Perbedaan” yang diisi oleh Ust.Dr.Okrisal Eka Putra Lc,.M.Ah. Sesuai dengan tema yang dibawa, beliau membahas tentang umat dan persatuan yang mana sesuai dengan tajuk Milad Sinar Kaum Muhammadiyah pada tahun ini “Melangkah Kedepan, Satukan Perbedaan, Berdekap Ikatan Keberagaman”.

Acara ini dihadiri oleh seluruh civitas akademika Madrasah Mu’allimin Muhammadiyah Yogyakarta dari guru, karyawan, dan santri. Pada tausiyahnya beliau menjelaskan perbedaan dan persatuan yang terdapat pada masyarakat yang mana terjadi setiap aspek kehidupan dari suku, ras, kondisi masyarakat sampai paham beragama. Beliau menyinggung tentang situasi masyarakat pada saat ini yang begitu bebas terutama masyarakat barat yang mempunyai pengaruh dalam kehidupan masyarakat global saat ini terkhusus masyarakat muslim, berbagai paham yang telah meracuni pemikiran seorang muslim “Kondisi masyarakat dunia yang saat ini begitu mengkhawatirnya terutama dunia barat dan dunia islam yang tergerus secara perlahan.” ujarnya.

Untuk menghadapi kondisi masyarakat yang seperti itu, beliau berkata maka perlunya shibgah/celupan yang mewarnai dan membentuk diri seseorang terutama seorang muslim sesuai dengan firman Allah SWT dalam firmannya (Al-Baqarah:2:138). Shibgah merupakan pembentuk diri, jika seseorang tidak mengalaminya, maka akan menjadi pribadi yang tidak akan kuat dalam kehidupannya.

Pada akhir tausiyah beliau berpesan kepada seluruh santri yang hadir untuk menikmati shibgah/celupan yang terjadi di Madrasah “Nikmatilah setiap dinamika dan shibgah yang ada karena itulah yang akan membentuk diri menjadikan kita lebih kuat dan tahan, perbedaan bukan menjadi salah satu perpecahan tetapi menjadi penguat dalam bingkai persatuan”. 

Oleh: M. Pangeran Yusuf
Editor: Danu Rahman W.
Disclaimer: Konten adalah hak cipta dan tanggung jawab masing-masing pembuat, kecuali dinyatakan sebaliknya. Selengkapnya

Ikuti KweeksNews!

104FansSuka
1,063PengikutIkuti
41PengikutIkuti

Kiriman Terbaru

- Iklan -