Pengambilan Bet Tapak Suci merupakan salah satu agenda tahunan bagi santri tingkat 2–4 Madrasah Mu’allimin Muhammadiyah Yogyakarta. Kegiatan ini menjadi salah satu acara paling bergengsi di lingkungan madrasah karena menjadi syarat utama bagi santri untuk dapat bergabung dalam organisasi Tapak Suci.
Tujuan dari kegiatan ini tidak hanya untuk melatih fisik dan mental para santri, tetapi juga menumbuhkan semangat kebersamaan, sportivitas, serta rasa tanggung jawab terhadap organisasi. Pengambilan bet menjadi bentuk apresiasi bagi santri yang berhasil melewati setiap tahapan seleksi dan ujian yang telah ditentukan dalam rangkaian kegiatan.
Pada tahun ini, kegiatan pengambilan Bet Tapak Suci diselenggarakan pada tanggal 11–12 Oktober 2025. Kegiatan diawali dengan apel pembukaan yang dilaksanakan di Lapangan Kampus Induk Madrasah Mu’allimin Muhammadiyah Yogyakarta. Seluruh peserta berkumpul untuk menerima pengarahan sebelum melaksanakan kegiatan lapangan.
Setelah apel pembukaan, para santri melanjutkan kegiatan fisik bersama dengan melakukan jogging menuju area perkemahan di kawasan Kuburan Kuncen, Yogyakarta. Selama perjalanan, para santri diwajibkan untuk menjaga kekompakan serta kedisiplinan tim sebagai bagian dari penilaian kegiatan.
Sesampainya di lokasi perkemahan, kegiatan dilanjutkan dengan latihan fisik dan mental melalui berbagai pos tantangan yang telah disiapkan oleh panitia. Beberapa pos yang dilalui antara lain Pos Keislaman, Pos Kemuhammadiyahan, Pos Fisik, Pos Mental, dan Pos Evaluasi. Setiap pos memiliki misi dan rintangan yang berbeda yang harus diselesaikan oleh para peserta.
Pada keesokan paginya, para santri melanjutkan perjalanan menuju Masjid Gedhe Kauman. Dengan semangat juang yang tinggi, para santri berjalan kaki dalam suasana penuh kebersamaan. Setibanya di lokasi, para peserta melaksanakan salat Subuh berjamaah.
Acara penutupan dilaksanakan di lokasi yang sama dengan penyerahan simbolis Bet Tapak Suci kepada para santri yang dinyatakan lulus. Momen ini menjadi puncak kegiatan dan disambut dengan rasa haru serta kebanggaan oleh seluruh peserta.
Dengan berakhirnya rangkaian kegiatan ini, para santri kader tingkat 2–4 diharapkan mampu meneladani nilai-nilai perjuangan, tanggung jawab, dan keikhlasan yang menjadi dasar Tapak Suci. Kegiatan pengambilan bet bukan hanya tentang kekuatan fisik semata, tetapi juga tentang pembentukan karakter dan pengabdian.
Penulis : Shalahuddin Al Ayyubi
Penyunting : Jawda Zahi Alghani