Teman teman tau ga kalau ternyata pada tanggal 16 Desember 2025 Dewan Eksekutif Penghela Qabilah Ki Bagus Hadikusumo akan mengadakan Kemah Prestasi Santri bagi seluruh kader Tingkat 1 Madrasah Mu’allimin Muhammadiyah Yogyakarta. Acara Kemah tahun ini akan dilaksanakan di Bumi Perkemahan Jaka Garong, Kecamatan Turi, Sleman. Apa apa aja sih kegiatan yang akan dilakukan Kemah kali ini? Ayo simak lebih lanjut kweekers.
Pada pagi hari tanggal 16 desember 2025, tepatnya pada jam 7.00 WIB, para peserta Kemah dikumpulkan di Muallimin Sport Center guna untuk melaksanakan Apel Pemberangkatan. Apel disertai dengan sambutan oleh Ust. Ahmad Salim serta Ust. Rizqi Fathoni bertujuan untuk menyulut semangat Hisbul wathan di setiap diri para peserta. Setelah Apel Pemberangkatan dan briefing, para kader diberangkatkan dari Kampus Terpadu Madrasah Mu’allimin pada pukul 8.00 WIB. Perjalanan menuju ke Bumi Perkemahan memakan waktu tempuh yang cukup lama, memakan sekitar 1 jam 10 menit untuk mencapai tempat kemah.
Saat para peserta sudah sampai di Bumi Perkemahan, mereka langsung diarahkan untuk mengambil barang dan mendirikan tenda regu masing-masing. Bagi para kader tingkat 1 yang mayoritas merasakan kegiatan kemah untuk pertama kali, tentu banyak dari mereka yang mengalami kesulitan untuk mendirikan tenda regu mereka. Akan tetapi, tentu tidak ada yang sempurna di percobaan pertama. Hal yang terpenting adalah untuk tidak menyerah dan menaklukan hal yang sebelumnya mustahil bagi mereka, dengan bantuan dari para panitia yang bertugas. Para kader belajar bagaimana cara mendirikan tenda mereka sendiri dan merapikan barang barangnya, mereka juga belajar untuk bertanggung jawab terhadap kepentingan regu dan tenda mereka.
Kegiatan kemah dilanjutkan dengan shalat Dzuhur dan langsung dijama’ dengan Ashar. Setelah shalat selesai, para peserta diarahkan untuk mengambil MBG dan makan siang bersama di lapangan Bumi Perkemahan. Acara pun dilanjutkan dengan istirahat peserta dan pelatihan bagi perwakilan regu yang bertugas untuk memasak nasi bagi kelompok regunya. Dimulai dari proses pencucian nasi hingga memindahkannya ke termos, semua dijelaskan secara runtut dan jelas oleh para kakak panitia Kemah.
Saat sore hari tiba, apel pembukaan digelar guna untuk membuka acara Kemah Prestasi Santri 2025 secara formal dan simbiolis. Apel pembukaan ini dihadiri oleh ketua Kwartil Pusat Hisbul Wathan, Kwartil Wilayah DIY, Kwartil Daerah Jogja, Kwartil Daerah Sleman serta Wakil Direktur III Bidang Kesiswaan Madrasah Mu’allimin. Dalam pidato amanat, Ust. Dedik Mulyadi selaku Wadir III Madrasah Mu’allimin sekaligus Pembina pada apel pembukaan menegaskan, “Jangan hanya menjadi HW di lapangan ini. Jangan menjadi HW saat latihan saja. Akan tetapi, jadilah Kader HW dimanapun dan kapanpun kalian berada.” Setelah amanat selesai, acara dilanjutkan dengan pembukaan simbolis melalui pemberian pot tanaman oleh ketua panitia kepada ketua Kwarpus HW.
“Salah satu tantangan terbesar dalam berkemah adalah bagaimana cara bekerja sama dan mengkoordinasikan teman teman satu regu. Terutama sebagai ketua regu, memastikan setiap anggota mengerjakan tugasnya masing masing adalah hal yang paling memakan energi dan tenaga,” ucap Raka, salah satu peserta Kemah Prestasi Santri 2025.
Penulis : Taqiyullah amurwabhumi
Penyunting : Jawda Zahi Alghani