26.2 C
Yogyakarta
Sabtu, 28 Februari 2026
BerandaOpiniMasjid Gedhe Mataram, Destinasi Wisata yang Menjadi Ikon Kotagede

Masjid Gedhe Mataram, Destinasi Wisata yang Menjadi Ikon Kotagede

Masjid Gedhe Mataram, Destinasi Wisata yang Menjadi Ikon Kotagede

Masjid Gedhe Mataram Kotagede merupakan masjid tertua di Yogyakarta yang menjadi peninggalan Kerajaan Mataram Islam. Masjid ini dikenal sebagai bangunan bersejarah dengan arsitektur Jawa kuno yang kental serta akulturasi budaya Jawa, Hindu-Buddha, dan Islam. Letaknya yang menyatu dengan kompleks makam raja-raja Mataram, seperti Panembahan Senopati, menjadikan Masjid Gedhe Mataram sebagai pusat wisata religi yang sakral dan ramai dikunjungi peziarah maupun wisatawan untuk beribadah serta melakukan napak tilas sejarah.

Masjid Gedhe Mataram berlokasi di Kotagede, tepatnya di sebelah barat Pasar Kotagede, Bantul, Yogyakarta. Masjid ini didirikan pada masa Panembahan Senopati, sekitar akhir abad ke-16 hingga awal abad ke-17. Pada masa itu, masjid berfungsi sebagai pusat pengembangan Islam di wilayah pedalaman Jawa sekaligus melengkapi konsep Catur Gatra Tunggal yang terdiri dari masjid, keraton, alun-alun, dan pasar.

Keunikan Masjid Gedhe Mataram terletak pada arsitekturnya yang mencerminkan akulturasi budaya Jawa, Islam, dan Hindu-Buddha. Hal tersebut dapat dilihat dari atap tajug bertingkat khas Jawa, gerbang dan pagar yang menyerupai candi atau paduraksa, serta berbagai elemen filosofis yang terdapat di dalamnya. Beberapa di antaranya adalah tiang kayu yang dikaitkan dengan Sultan Agung dan tiang besi yang dikaitkan dengan Pakubuwono X, bedug kuno peninggalan Sunan Kalijaga, serta tata ruang masjid yang mencerminkan konsep kosmologi Jawa.

Di dalam masjid terdapat sebuah mimbar khotbah yang merupakan pemberian dari Kesultanan Palembang kepada Sultan Agung. Namun, mimbar yang saat ini digunakan merupakan mimbar tiruan, sementara mimbar aslinya telah disimpan dan tidak lagi dipergunakan.

Sementara itu, di halaman masjid terdapat sebuah bedug yang diwakafkan oleh Nyai Pringgit. Hingga saat ini, bedug tersebut masih digunakan sebagai penanda waktu salat.

Masjid Gedhe Mataram Kotagede merupakan salah satu kekayaan kebudayaan Indonesia. Melalui arsitekturnya, dapat diketahui bahwa masyarakat Indonesia sejak dahulu telah terbiasa hidup berdampingan dengan perbedaan keyakinan. Oleh karena itu, mengunjungi Masjid Gedhe Mataram Kotagede tidak sekadar menjadi kegiatan wisata, tetapi juga menjadi sarana untuk menghayati nilai-nilai persaudaraan yang telah tertanam jauh sebelum negeri ini berdiri.

Nanti kalau teman-teman main ke Kotagede, jangan lupa mampir ke Masjid Gedhe Mataram yaa… 

Penulis: Miqdad Nasrullah Ali
Penyunting: Jawda Zahi Alghani
Disclaimer: Konten adalah hak cipta dan tanggung jawab masing-masing pembuat, kecuali dinyatakan sebaliknya. Selengkapnya

Ikuti KweeksNews!

109FansSuka
339PengikutIkuti

Kiriman Terbaru

- Iklan -